Monthly Archives: June 2011

CBR150 launching, penjualan kakaknya CBR250 bakal jatuh bebas…

INI cuma analisis Akang yg gak tahu tt metode pemasaran ya… Murni penilaian yg tanpa dasar :D. CBR150 launching, penjualan kakaknya CBR250 bakal jatuh bebas. Lho koq bisa? yuk kita lihat satu-satu pembahasannya…

Para pembeli CBR250

Menurut Akang, para pembeli CBR250 sebagian besar dari kalangan atas, hanya sebagian kecil dari kalangan menengah. bedasarkan data dari blog Pak Edo diketahui 31% pembeli CBR250 memilih tipe ABS, sisanya 69% memilih non-ABS. Akang menyimpulkan 31% pembeli ini adalah orang2 kaya yg care bgt sama safety tanpa mempermasalahkan harga, sisanya dari 69% adalah orang dari kalangan menengah yg maksain beli, dan atau kalangan atas yg tidak memprioritaskan ABS…

Bukan rahasia lagi, kendaraan mencitrakan status sosialnya. Memiliki CBR250 merupakan kebanggaan si pemilik, beda dengan pemilik2 Tiger, Vixion, Byson atau motor2 sport lainnya dibawah 250cc yg populer di kalangan menengah (bahkan tukang ojek pun banyak memakainya!)Bentuk CBR150 dan CBR250

Secara kasat mata CBR150 dan 250 gak jauh beda (coba lihat di link ini deh) bahkan dari dimensinya aja cuma beda-beda dikit! bagi orang yang gak kebeli CBR250 tapi mampu beli CBR150 ini merupakan berkah, lha kan kerennya sama aja dengan yang 250cc.. iya kan.. sebaliknya bagi kalangan atas yang membeli CBR250 sebagai simbol status, ini adalah mimpi buruk.. Lha koq disaingi orang2 umum toh! malah bisa-bisa motornya disangka CBR150… Huaaaaa, gengsi dong!

Terlepas berapa harga CBR150 dijual, penjualan CBR250 akan tetap jatuh!

Menurut akang, setelah CBR150 launching sebagian pembeli CBR250 bakalan lari ya ke Ninja 250 sebagian lagi ya ke CBR150. Suatu momentum yang bisa dimanfaatkan kompetitor lain macem Megelli 250RE/RV ataupun Hyosung GTR250 (Hehe, belum launching juga nih motor) sapa tau pembeli potensial CBR250 lari ke motor mereka!

Khusus untuk Megelli 25RE,,, kehadiran CBR150 bisa jadi keuntungan sekaligus kerugian..  (nanti deh ditulis di artikel lain!)

Bener atau tidaknya analisis Akang biar waktu yg menentukan…Akang sendiri mau milih apa? Akang sih gak keduanya,, pilih si Tiger baru aja yg mudah2an sblm 2012 sudah diupgrade, atau Hyosung GTR250 yg sapa tau dijual cuma 25 jt (ngareeep!)

gambar diambil dari http://astaufik.wordpress.com/2011/02/23/all-new-cbr-150r-vs-250r/

Advertisements

Helm SNI? Nggak deh, Akang pake yang ini aja (HJC CLST)..

Niatnya sih iseng2 nyari safety gear yang biasa dipake para biker di internet, akhirnya jadi tertarik beli juga ma salah satu jenis safety gear ini… helm full face! Tapi sebelumnya Akang harus nyari info2 dulu seputar standard keselamatan yang dimiliki helm tersebut, jangan2 lebih jelek daripada helm SNI nih.

Ngapain SNI, standardnya masih rendah

Bukan mau mengajak tidak memilih helm SNI, tapi mau ngasih tahu aja kalau standard SNI tuh terbilang kurang bagus dalam melindungi para biker. Bayangin nih helm yang hanya terbuat dari “ABS” aja sudah bisa lolos sertifikasi SNI, bandingkan dengan yang bersertifikasi internasional macem DOT (SNI-nya Amerika), SNELL (standard khusus perhelman), JIS (SNI-nya Jepang) atau ECE2205 (Standard keselamatan Eropa terdiri dari 50 negara) biasanya memakai polycarbonate.

Isi SNI-nya sendiri kurang berbobot dari segi kualitas, segi pengecekan lulus tidaknya kualifikasi SNI juga diragukan (maklum orang Indonesia, gak lolos tes pun asal ada duit label SNI dah nempel di helm tuh!). Kalau sudah gini sebagai orang ngerti harus gimana nih? Akang sih milih pake helm yang standardnya Internasional, meskipun resiko kena tilangnya tinggi karena gak ber-SNI.

Tahu gak ada helm merk *** mencantumkan DOT dan SNELL dengan harga yang tidak lebih dari 200 ribu. Dahsyat sulit dipercaya ya,,, Indonesia gitu loh!

Ngomong2 ini nih helm yang Akang beli nih HJC CLST throttle warna merah. Helm ini harus Akang tebus disertai puasa 2 bulan nih karena dari awalnya emang gak ada anggarannya…

Fitur2 helm:

1. Polycarbonate construction (Jelas lebih kuat dibanding SNI yang cuma ABS)

2. Quick release visor system (Praktis banget kan, gampang ngaturnya saat pemakaian apalagi saat ngebersiinnya)

3. Anti-fog visor (visor SNI sih gak sebagus ini kali ya!)

4. Removable lining (Kalau bau tinggal dicuci dalemannya, keringin terus tempel lagi deh!)

5. Removable chin guard (Fitur ini masih belum ngerti! hehehe)

6. Removable chin curtain (sama nih, belum ngerti juga

7. 7-point ventilation (Ini perlu banget nih, apalagi untuk pemakaian harian di Jakarta, biar kepala tetep adem)

Standard Keselamatan:

1. Safety standard ECE22.05. (Eropa punya nih, diakui di 50 negara,, masa iya SNI lebih baik ya?)

2. ACU Gold standard for use on the track. (Nggak ngerti,, maksudnya layak dipake balap ya?)

Enggak DOT dan SNELL tapi sudah sertifikasi Safety standard ECE22.05  dan ACU Gold standard for use on the track. Di Jepang sendiri sudah sertifikasi SG dan memenuhi spec JIS (Japan Industrial Standard). Kalau diliat dari review blog-blog luaran, helm ini ratingnya cukup tinggi meskipun harganya murah, di Jepang sini sekitar 1,3juta rupiah. Pengennya Akang beli Shoei atau Arai,, tp harganya tuh gak nahaaan, bisa2 kalau nebus Arai dan Shoei akang harus puasa setaun nih!

Modif sederhana Scorpio, Rasa-rasa Byson!

Tadi Akang habis baca artikel tentang ngantrinya inden yamaha byson yang bahkan bisa ampe 6 bulan,,, efeknya gak bisa tidur nih! Koq bisa ya orang pada setia meski harus nunggu selama itu, Kalau Akang sih dah pindah ke lain hati. Kan ada NMP yang harganya gak jauh beda. Lagian gak fanatik merk, yang penting cocok di hati ya dipilih deh.

Karena efek gak bisa tidur inilah Akang mencoba corat-coret belajar Photoshop nih! Gak sembarang corat-coret tentunya tapi memodif wajah Yamaha Scorpio menjadi Byson.. liat aja deh hasilnya kaya gimana…


Corat sana coret sini terlihat beberapa modifikasi yg designnya diambil dari headlight dan engine cover yang beredar di kaskus atau sumber2 lain. Perubahan2 itu meliputi:

# Perubahan Pio memakai Headlight Byson + Engine Cover (merah): Terlihat sedikit garang tuh, tapi masih agak ada kesan sopan (maksudnya????) soalnya masih ada warna silver gitu!

# Modifikasi lanjutan, yaitu penambahan warna hitam pada engine, body dan headlight cover: Secara umum menampilkan kesan garang! (Apa perasaanku aja ya?!)

Sapa tahu corat-coret Akang ada yang berminat ngerealisaiinnya… hehe coba hunting aja barang2nya di:

1. Engine cover (sekitar Rp 55.000)

http://www.kaskus.us/showthread.php?p=416643777#post416643777

http://m31modif.wordpress.com/2009/06/28/

2. Headlight Byson (sekitar Rp 600.000)

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7530582

Kira2 mau modif motor apa lagi ya,, itung2 objek belajar photoshop nih!