Mengenal Market Roda Dua Negeri Sakura Jepang

 Kali ini Akang sedikit berbagi tentang perkembangan roda dua di negeri Jepang, tempat Akang sekarang mencari makan. Informasi yang Akang coba ulas adalah perkembangan penjualan roda dua dari tahun 1980 secara umum tanpa klasifikasi model atau pabrikan, serta sedikit perbandingan dengan kondisi roda dua Tanah Air.

Grafik 1: Statistik Penjualan Roda Dua Jepang dari tahun 1980

Masa `golden age` penjualan motor di Jepang terjadi pada tahun 1981 dan 1982 dimana ketika itu berlangsung perang Yamaha dan Honda (disebut YH sensou = perang Y dan H) dimana pada saat itu kedua pabrikan berlomba2 menjadi pabrikan roda dua no.1 di Jepang dengan strategi banting harga dan mengeluarkan puluhan model. Pada masa tersebut penjualan roda dua mencapai 3.28 juta unit (kira-kira 40% dari total market Tanah Air saat ini).
Pada era tersebut terutama tahun 1980-1984 model yang booming adalah moped <50cc yaitu 80%-85% Masih gak bisa ngalahin bebek dan skutik kita yang tahun ini aja mendominasi sampai 92% lho! Untuk ukuran >50 cc sendiri bisa dibedakan menjadi 3 kelas yaitu
1. Motor Kecil (Kogata) 51 – 125 cc
2. Motor Sedang (Cyuugata) 126 – 250 cc
3. Motor Besar (Oogata) 251 cc keatas.
 

Khusus untuk ketiga kelas di atas tidak bisa ditentukan mana yang paling dominan marketnya karena saling berfluktuasi. Pada periode 1984-1992 kelas motor sedang lebih dominan penjualannya dibanding motor besar, tapi pada periode berikutnya sampai 1999 persentasenya bisa dikatakan tidak jauh beda. Begitupula pada penjualan motor kecil, meskipun secara umum penjualannya lebih dominan terhadap motor besar tetapi tidak terhadap motor ukuran sedang, dimana pada periode tertentu penjualannya lebih rendah dibanding motor ukuran sedang (lihat grafik 2). Masbro semua yang sudah lama malang melintang di dunia roda dua mungkin tahu faktor terjadinya fluktuasi pada market motor >50cc ini.
 

Grafik 2: Statistik penjualan roda dua Jepang berdasarkan ukuran

 Dari data yang Akang dapatkan penjualan roda Jepang dua tahun 2008 berkisar 520 ribu unit, hanya 1/6 dari masa keemasan di tahun 1981. Bila dibandingkan dengan penjualan kendaraan roda empat yang pada tahun 2008 berjumlah 5,08 juta unit, terlihat bahwa penjualan roda dua hanya 10%nya saja. Ini bertolak belakang dengan kondisi di Indonesia, berdasarkan data 2010 perbandingan penjualan motor terhadap mobil adalah 7.3juta berbanding 760 ribu unit, penjualan mobil hanya 10%nya…

Untuk analisis market share roda dua Jepang di tahun 2011 ini akan Akang bahas di artikel berikutnya (kalau lagi gak malas :D)

7 responses to “Mengenal Market Roda Dua Negeri Sakura Jepang

  1. aduh pantesan gw cari duit susah di indonesia ternyata di bawa kejepang😀

  2. Pingback: Dunia motor Japan Domestic Market (JDM), nasibmu kini « KafeMotor

  3. weww…..artikel buat wong pinter:mrgreen:

  4. itulah indonesia, ga kaget lagi dah, baru baru, beli rame2, tetanga punya, pngn beli😦
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/06/06/efek-domino-sebuah-spyshoot/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s