Daily Archives: November 30, 2011

Pandangan Orang Jepang Terhadap Motor Honda, Yamaha, Kawasaki, dan Suzuki

Hari ini Akang berbincang dengan rekan kantor ane yang gila motor, namanya Igarashi-san, 29 tahun yang merupakan pemilik Yamaha TRX tahun 1998 seorang biker penyuka motor berangka trellis. Iseng2 Akang tanya tentang pandangan orang Jepang terhadap pabrikan H, K, Y dan S? Setelah mendengar jawaban Dia, Akang merasa ragu, apa iya begitu…

Untuk memastikannya Akang searching aja di internet, yaitu di yahoo answer (tentunya pake bahasa Jepang tulisan kanji :D) Hasilnya,,, terus terang Akang terkejut ternyata 99% jawaban Igarasi-san cocok seperti yang dikemukakan orang2 Jepang lainnya di Yahoo answer. Kira2 beginilah pandangan orang Jepang terhadap masing2 pabrikan H Y S K:

1. HONDA (Orang Jepang menyebut Honda itu Excelent atau 優等生のホンダ)

Design: Design Honda diterima semua kalangan, tua-muda, elegan-sporty, wanita-pria semua menyukainya. Meskipun setiap modelnya memiliki tema tertentu tapi biasanya bersifat universal untuk semua konsumen, tidak menspesifikan pada kalangan konsumen tertentu saja. Bahkan sampai detail part2 kecilpun didesign agar bisa diterima secara universal.

Tampilan memang tidak se-racy Ninja 250 tapiii,, didesain sedemikian rupa agar bisa diterima seluruh kalagan, tua-muda, Asia, Amerika, Eropa

Technologi: Banyak hal baru diperkenalkan pabrikan ini, makanya jangan aneh kl fitur motor Honda tuh bejibun.. Tapi, ada tapinya lho,, sebagian besar banyak mengalami kegagalan (nah lho!!!) Tetapi apabila pabrikan lain memiliki teknologi bagus dan berhasil dalam risetnya, maka ini jadi makanan empuk Honda dimana pabrikan ini akan mengemas kembali menjadi lebih bagus, dan biasanya hasilnya lebih diterima daripada pabrikan awal yang mengembangkan teknologi tersebut. (hmm,, bener gak sih?)

Contoh kasus di Indonesia, tapi bukan dari segi teknologi ya:
1. Honda mengekor yamaha yang memperkenalkan skutik terlebih dahulu.
2. Honda Blade 2011 mengekor konsep Yamaha Jupiter Z.


3. Honda cbr150 dari segi pricing nempel erat dengan Ninja 150. Dengan tingkatan harga yang sama diharapkan cbr terjual 2000 unit/bln seperti halnya Ninja150… (hehe, ini sih dikait2kan aja ya :D)
Sebagai catatan, jumlah informasi teknologi antara pabrikan yang mengembangkan roda dua saja macam Yamaha dan Kawasaki dibanding pabrikan yang juga ngembangin roda empat macam Honda dan Suzuki sangatlah berbeda, makanya jangan aneh kalau fitur2 di motor Honda atau Suzuki lebih unggul (baca: banyak) daripada pabrikan lain….

Varian: PALUGADA, aPA Lu maU GuA aDA,, begitulah kira2 imagenya di mata orang Jepang, dari varian skutik 50cc hingga supe sport semua ada, dari model klasik, sporty, sampai elegan juga ada lho. dan hebatnya mencakup semua kategori motor lho. Misalnya varian model klasik ada model dirtbike, retro, ampe klasik sporty 😀

Lainnya: Harga jual tinggi. Gak di Indonesia gak di Jepang resale motor Honda lebih tinggi dibanding rondo motor lainnya…

2. YAMAHA (Orang Jepang menyebut Yamaha itu Fun atau お洒落なヤマハ) Design: Design motor-motor Yamaha mengikuti zaman, serta menitikberatkan pada feeling dan atmosfer berkendara yang berbeda dengan pabrikan lain. Yang unik dari Yamaha, kiblat design harus mengutamakan keindahan, peduli amat itu hanya cocok untuk kalangan tertentu, yang penting orang yang gak naik pun mengakui bahwa motor Yamaha itu paling keren, cantik atau indah.. Selain itu Yamaha `mengharamkan` design motornya mengikuti design pabrikan lain.

Teknologi: Tak banyak yang mengomentari Yamaha dari segi Technology, tetapi yang jelas seperti halnya segi design, Technology Yamaha diharamkan ngekor pabrikan lain… (Kecuali hal-hal umum kaya ABS kali ya,,,) Hal ini juga yang menjadikan pabrikan ini minim fitur di mata orang Jepang. Misalnya saja di Indonesia, Honda menyematkan shutter key pada varian Honda Beat… Fitur yang gak bakalan ditemui pada Yamaha Mio. Bukannya Yamaha gak bisa bikin, yaaa karena gak mau jadi pengekor.

Varian: Di Jepang sini varian Yamaha tidak terlalu banyak namun lumayan lengkap,, tentunya tidak selengkap Honda.

3. SUZUKI (Dikenal dengan sebutan Suzuki yang Aneh, 変態スズキ)

Design: Motor-motor suzuki memiliki design yang nyeleneh, berbeda banget dengan konsep atau fashion yang sedang berlaku. “Wenda-san, tau Suzuki B-King kan? Bagi kami kebanyakan orang jepang ntu motor aneh banget bentuknya!” Hmmm,, itulah salah satu yang diungkapkan temen Akang saat berbincang2. Konsep, bentuk atau tema motor yang yang nyeleneh sepertinya bukan hanya dilakukan di Jepang deh, entah itu hanya pendapat Akang sendiri hampir semua design motor Suzuki di Indonesia pun beda dari yang lain, bukannya malah bagus tapi bagi Akang nggak nyantol di hati 😀 (Masbro semua mungkin berpendapat lain kali ya) Diperkenalkannya sport cbu FXR 150 dohc dan Thunder 250 pada awal tahun 2000an  jelas mendahului zamannya, bukan cuma dalam hal selera dan fashion saat itu tapi bertentangan dengan faktor utama “daya beli konsumen” yang kala itu masih rendah!

Contoh lain adalah GW250 salah satu produk global Suzuki yang tahun depan bakal dikeluarkan di Indonesia. Jelas-jelas motor touring koq dibuat dua silinder sohc, dengan power yang kalah dibanding 1 silinder dohc cbr250,,, bagi Akang ini nyeleneh banget! Kalau konsep touring kenapa gak dibuat 1 silinder aja tapi dohc dengan power bejaban dengan cbr250, ditambah lagi design knalpot yang masih membulat krom, ini jelas menentang fashion dimana bentuk knalpot membulat sejak tahun 2010 mulai ditinggalkan (kalaupun masih dipake biasanya ditambah embel2 cover macam R15 atau Vixion) Udah bentuknya bulat dua buah berada di bawah lagi,,, ngelawan arus yang biasanya kalau dual mufler ya dibawah jok (undertail mufler) atau kedua2nya di sebelah kanan… Begitulah Suzuki!!!

Menurut masbro seharusnya muffler GW250 ada dimana?

Teknologi: Seperti yang Akang sebutkan di atas bahwa sumber informasi Suzuki dan Honda sangat banyak. Sehingga gak aneh banyak hal baru diperkenalkan Suzuki. Tapi bagi orang Jepang, ketimbang banyak memperkenalkan teknologi baru, Suzuki lebih condong ke arah pengembangan teknologi yang sudah ada dari sisi lain… (Kalimat2 penjelasan tentang hal ini Akang gak jelas dengernya nih,,, keterbatasan kemampuan bahasa Jepang… hehe)

4. KAWASAKI

Design: Kebalikan dengan Yamaha, design Kawasaki kebanyakan bersifat “kasar dan kekar” dalam artian macho. Mungkin gak semuanya begitu juga, tapi  coba liat aja sample di Indonesia, antara Yamaha Vixion dan Naked Kawasaki Ninja 150, mana yang kesannya keren mana yang macho???

Teknologi: Kawasaki sama halnya dengan Suzuki dan Honda tidak hanya berkutat di roda dua saja, dari mesin boat sampai heavy industry digeluti kawaski, hal ini pula yang menjadikan teknologi kawasaki kurang terfokus pada roda dua sehingga di mata orang Jepang motor Kawasaki rawan rusak mengalami kerusakan kecil, misalnya waktu musim  dingin di pagi hari engine sulit hidup atau seal oli bocor, tapi secara umum durabilitasnya bisa diandalkan… Perasaan gak ada hubungannya ya,,, kalau Honda dan Suzuki banyaknya informasi teknologi jadi sumber utama pengembangan produknya, koq kawasaki sebaliknya… tapi begitulah image Kawasaki di jepang!

Varian: Di Jepang sini Kawasaki cuma memfasilitasi para biker hobi saja, hal ini terlihat dari tidak adanya skuter produk Kawasaki… Bisa dibilang Kawasaki anti bebek,,, kawasaki anti skuter 😀

Sumber: Wawancara dengan Mr. Igarashi (My Fren) dan http://detail.chiebukuro.yahoo.co.jp/qa/question_detail/q1430518189