Daily Archives: December 3, 2011

Kisah Perjuangan Megelli 250r di Jepang

Lain ladang lain ilalang, mungkin pepatah itu yang bisa Akang tangkap dari kisah Megelli 250r di Jepang sini. Keberanian Megelli 250 menginvasi kandang 4 samurai Jepang Honda Yamaha Suzuki dan Kawasaki memang patut diacungi jempol. Namun berbeda dengan kondisi di Indonesia yang dengan mudahnya Megelli ini mengaspal di jalanan, di Jepang sini Megelli terkendala beberapa regulasi. Kisah apa aja yang harus dilalui Megelli 250r ini? Berikut Akang rangkum dari beberapa forum dan situs Megelli jepang sendiri.

Si cantik ini dengan mudahnya ngaspal di Indonesia, di Jepang penuh perjuangan

Megelli 250r Terkendala Regulasi Jepang

Megelli 250r sebagaimana kita ketahui di Indonesia dijual dengan spesifikasi sistem suplay bahan bakar menggunakan karburator. Spesifikasi ini tidak memungkinkan Megelli lolos regulasi sistem emisi bahan bakar di Jepang, dimana di Indonesia hanya mensyaratkan Euro 2 saja. Saat ini regulasi emisi gas buang kendaraan Jepang satu level dengan Euro 5 yang pada tahun lalu efektif diberlakukan di Eropa. Agar memenuhi persyaratan regulasi tersebut tidak cukup hanya dengan menempelkan catalist converter pada muffler tapi harus merombak sistem pengabutan bahan bakar juga dengan mengganti karburator dengan fuel injection (FI). Fuel pump, ECU, Fuel Pressure Regulator, Injector dan berbagai sensor akhirnya disematkan pada tubuh megelli ini menggantikan karburator. Untuk urusan Injector Megelli Japan mempercayakannya pada produk dari Delphi (US).

Tidak cukup hanya mengganti karbu dengan FI, ketatnya regulasi accoustic di Jepang mengharuskan Megelli menanggalkan knalpot standardnya dan menggantinya dengan knalpot Yamamoto Racing (Produk jepang). Muffler standard yang terdiri dari 2 muffler exhaust menjadi 1 muffler exhaust saja dengan ukuran yang besar. Posisi exhaust yang asalnya tepat di bawah tail light agak diperpanjang agar udara panas tidak langsung kena tail light yang bisa menyebabkan menghitamnya tail light. Berikut penampakannya…

Perbedaan Muffler Megelli 250 yang dijual di Indonesia dan di Jepang

Masalah Fuel Pump

Berdasarkan rencana awal, Megelli 250r yang di Jepang dipasarkan oleh PT. Megelli Japan ini akan direalese pada 22 September 2011 dengan harga 420 ribu yen (sekitar Rp 46jt untuk kurs 1 yen=Rp 110), namun karena terjadi masalah pada sistem FI yaitu pada fuel pump memaksa Megelli Japan menangguhkan jadwal penjualan sampai batas waktu yang ditentukan. Berdasarkan informasi di situs resmi Megelli Japan, http://www.megelli.jp sebisa mungkin Megelli 250r dipersiapkan bisa dilepas ke pasaran pada musim semi mendatang.

Informasi tentang Megelli sendiri sudah mulai ditebar Megelli Japan sejak awal 2011 lalu. Mulai dari sekedar dipajang di dealer2 pemasaran roda dua, di media online dan media cetak pun racun sudah ditebar jauh2 hari, sampai-sampai Megelli Race yang digelar di Sentul, Indonesia pun dijadikan salah satu media pemasaran lho. Akang tahu info tersebut setelah baca di Majalah roda2 terkenal Jepang, Young Machine (edisinya bulan berapa gak diperhatiin,, lupa tapi baru bacanya bulan ini koq :D).

Kembali ke masalah fuel pump, pada saat tebar pesona di Event Suzuka 8 Hour Race, 1 dari 2 unit Megelli 250r yang disediakan untuk test riding sering berebet dan mati tengah jalan… Wkwkwk,,, dah kaya di Indonesia aja ngowos saat test riding ditunggangi Kang Taufik TMC.. Setelah diselidiki ternyata ada masalah pada fuel pump, dimana yang kesedot fuel pump bukan hanya bahan bakar tetapi juga udara masuk terbawa sampai ruang bakar,,, terang aja pasokan bahan bakar kurang dan mesin berhenti beroperasi.

Karena masalah inilah pihak megelli mengganti supplier fuel pump dengan supplier yang baru, penggantian fuel pump ini otomatis tidak semudah membalik telapak tangan, harus dilakukan penyesuaian untuk dudukan fuel pump baru pada tanki bahkan sampai perlu pembuatan cetakan (mold) fuel tank baru, remapping ECU dan serangkaian pengujian pun jadi menu wajib. Atas dasar inilah Megelli Japan memutuskan menunda jadwal launching. Untuk meyakinkan calon konsumennya bahwa Megelli 250r ini meskipun di assembly di China tapi merupakan hasil design Europe, pihak Megelli Japan memanggil pihak engineering dari Inggris langsung untuk remapping ECU lho!

Mapping ECU oleh engineering Megelli (konon dari Eropa) di Dynobeat

Dari informasi yang Akang peroleh, tenaga si kuda besi setelah menggunakan sistem FI ini tidak berubah yakni 27 PS @9,000 rpm sama dengan versi karburator, ubahan terjadi pada limiter yang disetting lebih tinggi dari awalnya 10,000 rpm kini menjadi 10,500 rpm. Perubahan limiter ini disebabkan perubahan karakter mesin yang berubah dimana sebelumnya saat putaran mesin mencapai peak power tenaga yang dihasilkan tiba-tiba drop, sementara setelah setelah menggunakan sistem FI setelah melebihi putara peak power tetep bertenaga… (Tapi apa kabarnya nih tentang kekuatan material produksi China dipaksa di putaran lebih tinggi :D)

Hebat ya pihak pemasar Megelli 250r di Jepang,  di Indonesia sih konsumen dijadikan kelinci percobaan dengan melepas Megelli generasi pertama, kemudian setelah dirasa ada yang kurang disempurnakan pada Megelli generasi ke-2… Sungguh perusahaan yang tidak bertanggung jawab! (Akang)

Advertisements