Daily Archives: December 13, 2011

Bajaj Avenger 220 DTS-i : Toleransi Rentang Harga Yang Bisa Diterima

Setelah membaca artikel favorit homosek kapak merah tentang rondo Honda Phantom dan Kawasaki Eliminator, niat Akang untuk meminang si cruiser Bajaj Avenger yang memiliki garis keturunan Kawasaki Eliminator 125/175 makin menggebu saja. Rencananya BAI akan menjual varian ini kwartal pertama tahun depan tepatnya Maret 2012. Melihat harga kedua motor (Phantom dan Eliminator) yang tidak mengalami penurunan signifikan menjadi dasar keputusan untuk lebih memilih Bajaj Avenger yang sudah pasti perawan tingting dan harga yang `seharusnya` dibawah rentang 20jt. Kendala penolakan si Neng yang tidak menyukai motor cruiser pun sudah Akang lalui (coba lihat di artikel sini). Hehe Tinggal nunggu tahun depan nih!

Tapi,,, ada tapinya nih, ada syarat utama agar si Avenger 220 DTS-i ini mampu meluluhkan hati Akang untuk langsung meminangnya, sesuatu yang sangat sensitif bagi konsumen sekelas Akang yang secara ekonomi masih tergolong menengah kebawah yaitu `harga`.

Kawasaki Eliminator 175 (kiri) dan Honda Phantom 200 (kanan) Harga bekasnya masih tinggi

Rentang Value For Money Avenger 220 DTS-i yang Ideal dibanding varian Bajaj lainnya!
Bajaj Auto Indonesia (BAI) tidak diragukan lagi selalu memberikan value for money terhadap produknya yang dijualnya (meskipun masih belum dikatakan value for money untuk aftersalesnya) Akang melihat konsep bisnis tersebut sepertinya akan diaplikasikan pada si Avenger 220 DTS-i. Secara hitung2an seharusnya BAI bisa menjual si Avenger 220 DTS-i di bawah harga Pulsar 220 DTS-i, karena di India sendiri Avenger dijual seharga Rs.72,500 (Rp. 13.3 jt) lebih murah dibanding P220 yang dibandrol Rs. 82,500 (Rp. 14.5 jt), Di Indonesia P220 dijual 18.6 jt (OTR Jabodetabek) sehingga apabila dikonversi secara langsung maka harga Avenger (Rs. 72,500/Rs. 82,500)x 18.6jt adalah 16.3 juta (Tapi tentunya perhitungannya tidak sesederhana itu, namanya juga perkiraan secara logika… bagi yang tahu hitung2an pajak masuk, harga rata2 motor bajaj sebelum pajak, dan yang mengetahui data rata2 keuntungan per-unit yang BAI ambil silakan di share!). Di Indonesia sendiri produk Bajaj di rentang harga 16jt sudah diisi Pulsar 180 DTS-i, padahal di Indianya dijual dibawah harga Avenger. Meskipun secara fitur lebih inferior dibanding P180 yang sudah mengaplikasikan suspensi belakang Nitrox dan speedometer digital, secara spek mesin Avenger lebih superior sehingga `memungkinkan` cost produksi lebih tinggi yang ujung2nya harga jual juga lebih tinggi juga.

Rentang Harga Ideal Avenger diantara Pulsar 180 dan Pulsar 220

16-18jt harga Ideal, 19-20jt Masih Dapat Diterima, di Atas 20jt Mending Beli Motor Jepang!!!
Bagi Akang sendiri yang tidak faham strategi sales dan marketting harga ideal bagi nih motor cruiser adalah di antara rentang 16-18jt. Karena secara spesifikasi dan fitur lebih rendah dibanding P220 yang dibandrol 18.6jt. Entah kenapa bagi Akang, nominal harga kepala 17jt (17.0jt sampai 17.9jt) memberi efek perbedaan harga psikologis yang cukup signifikan dibanding dengan harga P220 yang dibandrol 18.6jt. Rentang harga tersebut adalah ideal dari segi value for money dimana spek engine yang diperoleh di atas P180 tapi secara fitur lebih rendah dibanding P220.
Bila rentang harga Avenger 19-20jt, terus terang Akang merasa keberatan, bukan karena harganya tapi karena merasa tidak diperlakukan adil.. Masa motor yang speknya lebih tinggi P220 aja harganya lebih murah. Tapi sepertinya hal ini bukan kendala bagi orang yang bener2 ngidam motor jenis cruiser untuk tidak meminang si Avenger, karena cruiser ini satu2nya yang dijual di Indonesia gitu loh!!! Akang memang tidak memiliki dasar data yang kuat, tapi Akang berani berhipotesis bahwa para peminat motor cruiser adalah biker enthusiast, dimana pengetahuan otomotifnya lebih tinggi daripada kebanyakan konsumen lainnya, sehingga divisi sales BAI perlu menspesialkan para konsumen Avenger ini seandainya dijual di atas 18jt, misalnya dengan pemberian bonus Jaket dan helm khusus cruiser atau bonus pernak-pernik adventure lainnya. Alasannya ya seperti yang Akang kemukakan di atas, bila dibandrol diatas p220 value for moneynya terasa kurang.
Seandainya harga Avenger di atas 20jt,,, Bye bye deh BAI. Lebih baik beli motor Jepang misalnya Byson dan New Megapro meskipun jelas-jelas genre dan
spek berbeda, dengan harga yang sama sudah mendapatkan jaminan kualitas yang teruji, dan pelayanan aftersales yang jauuuuuuuuh lebih baik.

Harga Jual Lebih dari 20jt Dikategorikan Overpress!

Beli Motor Bajaj = Kontrak Seumur Hidup Motor? Apalagi Beli Avenger 220 DTS-i lho!
Akang pikir kalimat `Membeli Bajaj Avenger = Kontrak Seumur Hidup!` sangatlah tidak berlebihan. Bukan hanya karena harga resale motor Bajaj sangat jatuh sehingga sayang kalau dijual lagi, melainkan karena designnya yang timeless,,, gak lekang dimakan jaman, lha wong udah jadul gak mungkin
bertambah jadul lagi,, eh maksudnya klasik :D.

Membeli motor2 lain yang bernuansa non-retro sangat mudah terkena cap jadul, apalagi di era sekarang dimana motor baru hampir tiap bulan dilepas ke pasaran, contohnya saja Megapro tahun 2009 jelas kelihatan jadul dibanding NMP baru, atau bahkan Byson yang sekarang daftar indennya puanjaaang bgt akan kelihatan kalah gaya bila disandingkan dengan KTM Duke 200 yang konon tahun depan diperkenalkan di Indonesia… Tapi bagi motor cruiser bergenre klasik, tak ada istilah design yang ketinggalan jaman lho, liat aja dari dulu yang namanya Harley Davidson meskipun banyak perubahan ya bentuknya gitu2 juga toh :D, dan ini berlaku buat si Avenger juga! tidak berubah signifikan dari sejak diperkenalkan di Jepang sebagai Kawasaki Eliminator 125 pada 1997 kemudian dibawa ke India dengan upgrade mesin jadi Eliminator 175 pada tahun 2001 lalu body si Eliminator ini diambil bajaj dan ditamplokin mesin Pulsar 180, Pulsar 200, dan terakhir Pulsar 220 di tahun 2010, tetep aja gaya klasik bin jadul 😀

Dulunya sih "Motornya Lelaki", sekarang dibandingkan New Megapro jadi "Motornya Lelaki Jadul" 😀

Lahir sebagai Kawasaki Eliminator 125 dan Kini jadi Bajaj Avenger 220 Tetap memiliki Body yang sama,, sama-sama klasik!

Advertisements