Daily Archives: January 23, 2012

Kredit Harley Davidson cuma Rp. 440 ribu perbulan lho!

Motor Harley Davidson Sportster 883L Superlow keluaran terbaru 2012 bisa dikredit 440 ribu rupiah perbulan lho… Tapi bukan di Indonesia ya,,, melainkan di Jepang, Negeri yang sudah `gemah ripah loh jinawi` dimana warga yang kerjaannya -maaf-  cuma pelayan toko pun bisa memiliki moge Harley Davidson.

Harley Davidson xl883l superlow, di Jepang dikredit Rp 440 ribu/bulan

Harley Davidson mahal? kalau hal itu mah anak TK juga tahu :mrgreen: apalagi di Indonesia dengan adanya pajak barang mewah terhadap motor yang berkapasitas lebih dari 250cc menjadikan harga moge american style ini hampir 2x kali lipat dibanding harga di negara lain.. Tapi di Jepang hal itu nggak menjadikan Harley Davidson cuma bisa dimiliki orang2 berkantung tebal saja, pajak yang murah dan bunga kredit yang rendah menjadikan warga yang pendapatannya biasa saja pun bisa memiliki tunggangan mewah sekelas HD.

HD Jepang menjual Sportster XL 883L Superlow mulai dari 948,000 yen kalau dirupiahkan menjadi Rp 100.4 jt (kurs 1 yen = Rp 110) sedangkan harga produk yang sama di Indonesia adalah Rp 212 juta lho… Harga tersebut bisa dicicil sampai 150 bulan (12 tahun) dengan cicilan perbulannya 4,000 yen atau Rp 440 ribu,,, lumayan murah tapi lamaaaaa,, dah kaya kredit rumah aja tuh :mrgreen: Untuk model Sportster XL 1200X Forty-Eight yang menjadi model paling laris HD di Jepang 2011 lalu ditawarkan seharga 250.5 jt (di Indonesia 259jt 👿 ) bisa dicicil 150x dengan cicilan 5,000 yen atau Rp 550 ribu…

Harley Davidson Sportster XL1200X 48, Di Jepang dicicil 550ribu/bulan

Murah sih ya,, tapi masa ampe 150 bulan (12 tahun) apa gak bosen tuh? Kalau di Indonesia 12 tahun dan bisa ganti 3-4 motor tuh (dengan kredit tentunya :mrgreen: ) Untuk hal ini Akang cuma mau bilang kalau budaya berkendara dan karakter orang2 Jepang berbeda 180 derajat dibanding rider di Indonesia. Apabila di Indonesia motor sebagai kendaraan utama maka di Jepang motor sebatas hobi semata (kecuali scooter atau bebek ya..).

Karakter orang Jepang yang menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur dan budaya masa lalu, sejauh pengamatan Akang bukan tipe orang yang mudah bosan berbeda halnya dengan orang Indonesia.. Kebanyakan orang Indonesia motor hanya dimiliki 5-6 tahun saja, tapi kebanyakan orang Jepang memiliki motor dalam periode belasan tahun bahkan sampai jadi rongsokan lho! Orang Indonesia menganggap model lama adalah ketinggalan zaman dan lebih memilih model yang lebih fresh dan modern, tapi hal ini tidak berlaku bagi orang Jepang. Dengan mudah contoh ini bisa kita lihat dari tidak lakunya varian Thunder 125, digantikannya Megapro dengan New Megapro yang lebih stylish dan anggapan Tiger yang selalu dibilang model jadul harus segera diupdate, hal ini tidak berlaku di Jepang dimana model motor berbau klasik dengan shock yang masih stereo seperti CB400 dan CB 11000 masih digandrungi bahkan jadi top sales di JDM 2011. Makanya tidak aneh kalau HD berani memberikan fasilitas kredit sampai 150 bulan 😉 moreover Harley Davidson is timeless…

Bunga kredit yang hanya 3.9% pertahun menjadi kunci utama murahnya cicilan moge HD bandingkan dengan bunga kredit di Indonesia,,, Akang ampe males ngitungnya saking tinginya 👿 Dengan cicilan 4000 yen perbulan (Rp 440 ribu) menurut Akang bagi orang jepang nominal yang tidak berarti lho. Nih Akang ilustrasiin sebagai pembanding: makan di warteg paling murah atau beli makanan kotak di warung sekelas hypermart satu porsi tuh 400 yen, jadi 4000 yen itu tak lebih dari 10x jatah makan di warteg Jepang… Seandainya di Indonesia (misalnya di Jakarta) makan di warteg seharga 12 ribu, maka bebannya bila diilustrasikan bagi orang kita cicilan HD tuh seharga 120 ribu rupiah ( 10x jatah makan warteg) ..

Tingginya pajak barang mewah, tingginya bunga kredit, dan faktor rendahnya pendapatan masyarakat menjadikan HD hanya sekedar cita-cita saja buat masyarakat Indonesia ekonomi kelas menengah seperti Akang. 【Akang】

Advertisements