Category Archives: Umum

Kecelakaanku di Grand Wisata Bekasi

Akhirnya sempet juga menuliskan pengalaman kecelakaan motor yang Akang alami. Perlu pembaca ketahui kecelakaan yang akan Akang tuliskan sekarang adalah kecelakaan motor yang ketiga seumur hidup Akang. Kecelakaan pertama Akang alami di 2003 ketika masih kelas dua SMU (zaman alay, hehe) di Cianjur, kecelakaan kedua terjadi di Jl. Kalimalang ,Oktober2012 dan yang terhangat terjadi di Grand Wisata, 29 April 2013.

langsung saja deh Akang ceritakan bagaimana terjadinya kecelakaan yang terjadi di Grand Wisata 29 April 2013 tepatnya pas di depan pertigaan menuju area parkir Kantor Pemasaran Grand Wisata.

TKP Grand Wisata

Kronologis Kecelakaan

Saat itu waktu menunjukkan jam 13:10 Akang baru saja meninggalkan kantor yang berada di salah satu ruko di Grand Wisata menuju Bank MUFJ di kawasan MM2100 menggunakan motor sendiri (padahal saat itu mobil staff ada, lha koq gak Akang pakai!). Kondisi psikologis saat itu sedang emosional tingkat tinggi menahan kemarahan pada seorang acconting di perusahaan tempat saya bekerja karena ketidakbecusannya melaporkan SPT Tahunan perusahaan dan mengurus pembukuan, yang akhirnya pada dua bulan kemudian kabur dan menggelapkan uang perusahaan (FYI, Namanya NAHJUL YAMIN).

Karena terburu-buru mengejar waktu Akang memacu motor lumayan kencang, kecepatan terakhir yang Akang lihat saat meninggalkan tikungan 100m sebelum TKP adalah 85km/jam (Si kebo merah habis tune-up, ganti knalpot racing dan diisi shell V-Power, tarikan jadi kenceeeeeng!!!) . Perlu pembaca ketahui jalur bundaran Grand Wisata adalah jalan searah dengan 3 jalur, saat itu akang berada di jalur 1 (paling kiri, lihat gambar).

Kronologis Kecelakaan

Di depan tampak jalanan kosong, hanya terlihat mobil Suzuki Swift merah (yang ternyata adalah SX4 merah – revisi komentator, tapi dalam artikel ini Akang tetep tulis Swift merah ya!) di jalur dua tanpa menyalakan Lampu Sen (lampu sign). Karena pertimbangan tersebut akang memutuskan memuntir gas lebih kenceng lagi… brooooommmmm!!!! bisa dipastikan lebih dari 90km/jam. Eh,,,, saat pas kondisi motor Akang di ekor si Swift, tiba-tiba lampu sen kiri menyala, kondisi saat sen menyala adalah 5-7m sebelum belokan ke lokasi parkir Kantor Pemasaran Grand Wisata. Secara logika Akang berpikir gak mungkin dia belok ke Parkiran, lha wong posisinya di jalur dua dan terlalu dekat memberi sen kalau memang mau belok ke lokasi parkir, ya pastinya si Swift Merah bakal belok kiri di belokan depan (sekitar 20 meter setelah belokan ke tempat parkir, lihat gambar kronologis deh!) dan ternyata si Swift Merah belok tiba-tiba saat motor Akang berada di sebelah pintu tuh mobil (pasca kecelakaan Akang dikasih tahu bahwa yang mengemudikan adalah Ibu-ibu), Akang yang gak menyadari hal tersebut gak sempat ngebuang motor ke arah kiri dan langsung aja Astagfirullaaaaaaah,,, BRAAAAKKKK!!! terjadi tabrakan.

Sesaat setelah bersentuhan Akang terlempar ke depan sekitar 5-6 meter dengan bahu dan helm sebelah kanan mendarat terlebih dahulu. si Kebo terlempar ke kiri arah trotoar dan nyangkut di pembatas yang terbuat dari pagar pepohonan kecil. Si Swift kondisinya Akang tidak tahu apa berhenti atau masuk area parkir.

Sesaat setelah mendarat, refleks Akang langsung bangun berusaha untuk menepi ke kiri ,menghindari kendaraan bilamana ada dari belakang. Maklum ini kecelakaan motor Akang ke-tiga jadi seketika refleks bangun menyelamatkan diri. Saat terbangun itulah Akang terkejut karena Akang SAMA SEKALI TIDAK BISA BERNAPAS, dada sakiiiiiiiiiit banget. Saat itulah tersadar something wrong with my body, langsung Akang bersujud sampil menggelepar-gelepar (menggelepar kesakitan refleks lho ya diluar kendali). Yang Akang sadari saat itu Akang harus bisa bernapas, karena kalau tidak asupan oksigen ke otak bakal terhenti dan bisa menimbulkan kematian.

“Ya Allah, Aku masih ingin hidup, masih banyak hal-hal yang ingin Aku lakukan buat keluargaku, buat istriku dan si kecil Dududku!”, “Astagfirullah!” , “Ya Allah, Aku masih ingin hidup, masih banyak hal-hal yang ingin Aku lakukan buat keluargaku, buat istriku dan si kecil Dududku!” ,”Astagfirullah!” , hanya kata-kata tersebut yang hanya bisa Akang katakan dalam hati sekaligus motifasi untuk bertahan.hidup… Sesaat kemudian Akang mulai bisa sedikit bernapas sekaligus kehilangan kesadaran,,,, dan tiba-tiba tersadar di UGD langsung ditodong pertanyaan oleh Perawat “Pak,,, masing ingat namanya siapa???” Memastikan apakah saya hilang ingatan atau tidak…

Skip,,, skippp, skip…. Lama nih kalau bercerita, yang Jelas Akang selamat.. Alhamdulillah, puji Syukur kepada Allah yang telah memberikan perlindungan-Nya!

Pasca Kecelakaan

Setelah di check, kondisi Akang pasca kecelakaan adalah sbb:

1. Tulang bahu kanan (clavicula) Patah
2. Tulang Rusuk kanan 1 buah retak dan sedikit dislokasi (ini yang buat sulit bernapas)
3. Luka luar sepanjang kaki kanan dan tangan kanan.

Biaya yang dikeluarkan untuk kondisi Akang yakni Biaya Pengobatan di R.S Hermina ~6 jt, Pengobatan tulang dll ~ 1jt.

Adapun kondisi si Kebo adalah sbb:

Kebo Rusak (Flasher & Cowling)   Kebo Rusak (Filter Oli)   Kebo Rusak

1. Oil Cover terlepas
2. Crack Case kanan rusak,
3. Crank Case kiri ada yang patah dikit.
4. Flasher lampu sen rusak
5. Fairing sebelah kanan baret dan patah
6. Ban depan gembos, entah karena apa.
7. Kuncian Box patah dan gak bisa dipakai lagi.
8. Stang bengkok dikit, 8. Knalpot bengkok
9. baret-baret kecil sepanjang body.

Biaya yang dikeluarkan untuk pemulihan si Kebo sekitar 1.2 jt

Kondisi mobil kaya gimana? silakan check sendiri photonya.

Tampak Samping Tampak Samping Depan Tampak Depan Tampak Samping (Zoom)

Berdasarkan pengakuan Ibu-ibu pengendara Swift Merah (sebut saja namanya Bunga,, hehe), Bunga bilang sudah ngasih sen dari jauh dan Akang yang salah karena nabrak dari belakang! What theF**K!!! Oke lah emosi Akang sedang tinggi dan sedang terburu-buru saat itu, tapi Akang merasa adalah rider yang matang dalam berkendara, “fahami keadaan di depan kemudian puntir gas” bukan rider yang “puntir gas dulu kemudian fahami keadaan” dengan jelas melihat bahwa lampu sen baru nyala saat Akang tepat di ekor si Swift dan sekonyong-konyong belok tuh mobil dari jalur dua tanpa melihat spion terlebih dahulu! Akang juga seorang pengendara mobil juga jadi tahu gimana “seharusnya” kalau Akang pada posisi jadi pengendara Swift tersebut.

Spertinya Akang termakan ucapan sering mengata-ngatai “rider wanita tuh kalau jalan di tengan PELAN, kalau belok ngasih lampu SEN sesaat sebelum belok, prinsipnya kalau sudah kasih lampu sen tuh dia BENER!” what the F**K! (Ini pengalaman di jalan lho ya!!!)

Ya udah lah, namanya juga musibah.. Siapa sih yang mengkehendaki ini terjadi.yang jelas dari kecelakaan ini ada beberapa point yang Akang petik hikmahnya:

1. Lebih berhati-hati apabila melaju di jalur kiri! kalau nyalip “sebisa mungkin ya lewat kanan!”
2. Lebih menjaga emosi saat berkendara, sebisa mungkin apabila emosi sedang tinggi jangan berkendara deh, atau setidaknya cuci muka dan tenangkan diri sebelum berkendara (mau motor atau mobil sama saja!)
3. “fahami keadaan kemudian puntir gas” harus tetep dipegang teguh kebiasaan walaupun pada kejadian tertentu apabila memang sudah takdir terjadi kecelakaan hasilnya ya sama saja toh dengan rider yang “puntir gas dulu fahami keadaan di depan”

Terlepas siapa yang benar dan siapa yang salah, mudah2an hal ini menambah kedewasaan bagi kedua belah pihak.

Akang, 25 Oktober 2013

Advertisements

Tungganganku I: Akang Memutuskan Meminang Fazer 150 (Byson Berfairing)

Kalau masbro mengharapkan artikel pencerdasan otomotif atau informasi seputar roda dua seperti artikel lain yang biasa Akang tulis,,, stop bacanya,,, Artikel ini hanya corat-coret bercerita tentang bagaimana Akang menentukan pilihan tunggangan roda dua…

Byson half fairing aka Fazer di India (sumber gambar http://www.oneprice.in)

Sesuai dengan judul artikel ini, Akang ingin bercerita tentang pengambilan keputusan meminang Fazer sebagai persiapan kembali ke Tanah Air  pertengahan bulan Maret nanti. Artikel ini sekaligus mengawali cerita Akang dengan si kuda besi pilihan yang rencananya akan Akang pake paling lama sampai 2015. Di 2015 nanti Akang  menargetkan level UP dalam hal pendapatan dan harus memungkinkan bisa membeli motor 250cc… Insya Allah.. Kebeli motor 250cc berarti tolak ukur kemapanan keluarga, bukan berarti belabelain kredit/beli motor 250cc tapi masih belum punya roda empat atau rumah tetap.. (Konsumtif kah? Tergantung dari sisi mana masbro menilai target Akang tersebut)

Lho koq Fazer Kang? Fazer yang mana, bukannya Fazer 150 hanya dijual di India sana? Bukannya dulu bilangnya mau menunggu si Avenger 220 Kang? Kenapa gak nunggu Honda Trellis atau New Tiger Kang? Kenapa gak Vixion aja Kang? Terus terang banyak pertanyaan2 tersebut ditanyakan temen2 yang mengetahui Akang telah meminang sebuah motor 150cc…

Apa itu Fazer 150? Yang Akang maksud Fazer 150 itu adalah Byson dengan tambahan fairing Fazer original dari India sana. Bysonnya sendiri sejak February ini sudah gak inden lagi, Awal February Istri Akang sudah memesankan Byson warna merah (Akang kasih nama Kebo Merah = Si Bomer) sekarang sih si Kebo Merah sudah ngandang :mrgreen: Untuk Cowling Fazer Akang pesan dari salah satu kaskuser (id kaskus: protozz,,, katanya masih satu atap sama modifikator bro aim) yang juga menyediakan fairing original dan part R15, sekarang dalam tahap menunggu barang dari india sana,, acha, acha.. Untuk beberapa minggu sih kayaknya bakal Akang nikmati dulu si Kebo Merah Byson,,, baru setelah puas akhir Maret nanti pasangin fairing Fazernya ke workshopnya Agan protozz di Jakarta.

Kaya gimana sih Byson Indonesia ditambahin fairing Fazer original dari India, nih salah satu penampakannya diambil dari lapak Agan protozz kaksus..

Dalam artikel yang lalu Akang pernah bercerita kriteria Akang memilih sebuah motor diantaranya:
1. Dipakai harian Rumah-Kantor jarak 20km (PP 40km)
2. Irit, konsumsi BBM >40km/l jenis pertamax juga gpp.
3. Cocok kalau ditambah Box tambahan untuk pulkam atau touring jarak jauh berdua ma istri ( Istri sendiri ya, jangan istri orang lain :mrgreen: )
4. Tenaga dan Kecepatan gak kalah sama bebek dan matic biasa.
5. Harga max 25 jt (termasuk modifikasi ke ban kaki2 lebar, depan 100/80-17 belakang 120/70-17)
5. Gak banyak yang punya. hehe alias bukan motor sejuta umat, biarpun murah tapi yang pake dikit (bukan Vixion dan NMP)

Lho koq bisa dengan kriteria di atas milih Byson Kang? Si Kebo kan sekarang jumlah produksinya banyak dan dari segi harga termasuk motor sport entry level,,, nantinya jadi motor sejuta umat dong? Nah,, agar si Kebo gak jadi motor sejuta ummat, makanya ditambahin fairing Fazer… Fairing original dari negeri tuan takur, dijamin orang lain gak banyak yang punya :p dari segi budget pun dengan penambahan fairing masih dalam toleransi… Yang bikin Akang kesengsem adalah tampang setengah fairingnya yang beraroma Touring banget!!! Bayangin aja nantinya saat ditambahin box,, weittss Kebo Merah siap menjelajah negeri :mrgreen: Maunya sih CBR 150R tapi sayang ah, untuk keadaan sekarang uangnya mending ditabung dulu buat nyicil rumah dan roda empat di tahun2 mendatang dan di 2015 nanti upgradenya terasa bermakna banget 😀

Kira2 beginilah kalau Fazer dibuat mode touring ditambah kotak box es cendol dan rice coocker (sumber: website yamaha incolmos colombia)

Kenapa gak nunggu si Avenger 220 Kang? Pengen sih, berhubung gak ada kabarnya yaudah gak usah ditunggu deh! Lagian setelah dipikir2 motor yang Akang beli harus memiliki availability 100% dalam artian jangan sampai ada masalah sedikitpun dan kalaupun ada jangan sampai motor gak bisa dipake karena part untuk memperbaikinya gak ada atau harus inden. Hal ini disebabkan tunggangan Akang satu2nya modus tranportasi yang Akang punya ketika nanti kerja di Jakarta! (kalau di Kampung sih ada motor cadangan) Meskipun Avenger sungguh menggoda satu2nya chopper murah di Indonesia, sayang karena produk BAI dengan berat hati Akang jatuhkan pilihan motor pertama pada produk2 Jepang saja! Seandainya Avenger produk TVS mungkin ceritanya lain ya…

Kenapa gak nunggu Honda trellis dan New Honda Tiger? Wahhh,, butuhnya juga Maret ini, kelamaan nunggu yang gak tahu kapan keluar dan bagaimana bentuknya. Terus kenapa gak beli Tiger atau Scorpio? Alasannya karena Tiger pasti bentar lagi disuntik mati, Scorpio boros dan kemahalan soalnya kalau modif ban lebar 17inch jadi over budget!!! Kenapa gak Vixion? Ogah ah motor sejuta umat!

Sebenernya ada pilihan lain sih yaitu Thunder 125.. Selama Akang jadi ATPM (Aku Tukang Pinjam Motor) selama jadi mahasiswa sering minjem Thunder 125,,, Tenaga ya seadanya, tapi yang bikin illfill sih bukan powernya melainkan bentuknya, Thunder sekarang dah banyak berubah jadi sporty gitu,, Akang gak suka!!! Mending Thunder lama yang lebih klasik, terus kaki2 dimodif velg jari2 tapak lebar tank tanki dikasih kondom biar lebih klasik JDM… Kalau designnya sport ya sporty sekalian, atau klasik sekalian.

Byson Fazer lagi becek2an

Fazer sendiri adalah motor setengah fairing merupakan sesuatu yang aneh bagi orang Indonesia, karena dinilai gak terlalu banyak peminatnya atau alasan2 lain tertentu YIMM hanya mau menjual fersi FZ16 (byson) tanpa menghadirkan versi Fazer. Padahal di banyak negara seperti Argentina, Colombia dan India sana model setengah fairing Fazer kayaknya cukup diminati…

Aroma Touring Fazer:
Salah iklan commercial Yamaha India yang membuat Akang semakin yakin untuk meminang si Kebo dan merubahnya jadi Fazer…

Dari iklan di atas kita ketahui byson Fazer memang tidak dirancang untuk berlari di high way India atau keperluan balap2an, tapi untuk keperluan santai akhir pekan bareng anak, pacaran, nyari ide pemotretan, jalan2 di pegunungan dll. Kalau ada yang nyindir si byson lemot??? Emang Akang pikirin… 😛 Ntar deh beli 250cc yang kencang di 2015…. Nunggu Ninja 250R facelift generasi terbaru :mrgreen:  【Akang】

Fazer16 dalam expedisi jelajah negeri Colombia (sumber rutafazer16.incolmotos-yamaha.com)

Penghasilan keluarga masih 5juta/bulan? Masih Belum Pantas Punya Motor 250cc?

`Kang, Penghasilan keluarga  dibawah 5jt/bulan kayaknya impossible punya motor 250cc!` bermula dari ucapan temen Akang tersebut inilah artikel ini dibuat. Bener gak sih pernyataan tersebut? yuk kita bahas satu-satu dimulai dari besarnya penghasilan, besarnya kebutuhan dan jatah yang tersisa untuk pembelian motor 250cc…

Penghasilan keluarga yang Akang maksud adalah penghasilan gabungan antara suami dan istri atau suami saja dengan istri hanya sebagai ibu rumah tangga (tanpa penghasilan). Artikel ini gak berlaku bagi masbro yang masih single ( yang masih pengen sendiri atau emang gak laku :mrgreen: )  penghasilan keluarga 5juta/bulan dalam setahun berarti 5jt x 12bulan = 60jt (THR dan Bonus tahunan gak dihitung ya!)

Agar lebih mudah dimengerti dalam menghitung kebutuhan keluarga, Akang coba analisis dari contoh kasus saja ya. Kondisi yang Akang analisa mungkin berbeda jauh dengan keadaan masbro,,, ini hanya sebagai contoh saja ya…

Arjuna dan Srikandi merupakan pasangan yang baru menikah, sudah memiliki rumah tetapi masih kredit dengan masa waktu 15 tahun cicilan perbulan 1jt. Arjuna bekerja sebagai seorang engineering  junior dengan total penghasilan 3.5 jt (gaji+tunjangan) sementara Srikandi bekerja sebagai operator dengan penghasilan senilai UMK 1.5jt. Total penghasilan keduanya adalah + 5jt/bulan. Mereka berdua bekerja di perusahaan manufaktur biasa sehingga tidak mendapatkan bonus tahunan tetapi hanya mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) saja.

Arjuna merupakan orang terdidik dan merasa perlu memproteksi dirinya sebagai kepala keluarga dengan asuransi senilai Rp. 300,000/bulan dan menyisihkan untuk tabungan keluarga senilai Rp. 500,000/bulan.

Arjuna menggunakan motor sebagai alat transportasi ke kantor menghabiskan bensin 1liter pertamax/hari sedangkan Srikandi naik bis jemputan perusahaan setiap harinya. Karena kesibukannya Srikandi tidak sempat masak sehingga setiap pagi mereka berdua sarapan bubur atau roti panggang yang kira-kira menghabiskan Rp 5,000/orang, makan siang disediakan kantor kemudian makan malam membeli nasi goreng dkk sekitar rp 10,000/orang. Mereka berdua menyukai film dan kuliner sehingga setiap hari minggu menghabiskan Rp 120,000 untuk refreshing dan makan di luar rumah.  Khusus untuk hari sabtu mereka menghabiskan waktu beres-beres rumah dan bersosialisasi dengan tetangga dengan kebutuhan makan Rp 40,000 berdua karena masak sendiri.

Pengeluaran rutin rumah mereka meliputi internet, listrik dan air sebesar  Rp. 350,000/bulan. Pemakaian pulsa total untuk berdua sebesar Rp 200,000/bulan. Biaya rutin untuk pakaian, sepatu, peralatan mandi/kebersihan dianggarkan Rp. 150,000/bulan setiap orangnya. Biaya perawatan motor Arjuna misalnya pergantian oli dan jatah bayar pajak dialokasikan Rp. 100,000/bulan.

Dengan kondisi di atas apabila motor Arjuna yang sekarang dijual seharga Rp 15 juta dan menggantinya jadi 250cc apa bisa kebayar cicilan perbulannya?

Yuk kita hitung berapa sisa dari penghasilan Arjuna dan Srikandi…

Dari hitung2an Akang di atas hanya tersisa Rp 758,000. Nominal tersebut belum termasuk dana tak terduga ataupun pengeluaran lain misalnya pengeluaran rokok (bila Arjuna merokok tentunya) belum lagi apabila Arjuna dan Srikandi memiliki tanggungan lain seperti orang tua yang rutin harus dikirimi uang! ciaaaa abis dah!!! Apa Arjuna masih kepikiran upgrade motor ke 250cc?

Dari situs www.hondacengkareng.com per Februari 2012 Akang dapatkan informasi untuk kredit CBR 250R non-ABS yang harga cashnya Rp 40,200,000 apabila dikredit dengan DP 15 juta diperoleh beban kredit paling rendah Rp 1,282,000 yang harus dibayarkan selama 34 bulan… Jelas Arjuna gak bisa bayar toh 😦 Lebih baik sisa uangnya dipakai untuk investasi calon si kecil atau hal2 lain yang sifatnya tidak konsumtif…

Yang Akang uraikan di atas mungkin berbeda dengan masbro yang misalnya sudah memiliki rumah tanpa harus bayar kredit atau memiliki orang tua yang siap mengucurkan dana apabila masbro minta apalagi kalau masih lajang ya :D 【Akang】

Harley Davidson Menjajah Jepang (JDM 2011)

Kali ini Akang ingin berbagi cerita tentang kisah pengembaraan Harley Davidson (HD) di Negeri Sakura selama tahun 2011 yang lalu,,, sekalian berbagi cerita tentang keadaan market Sepeda Motor di Negeri jepang. Pada artikel tentang Top Ten moge JDM 2011 bisa dilihat bahwa Harley Davidson bisa menembus rangking 10 besar melalui wakilnya HD Sportster 48 yang duduk di peringkat enam dengan jumlah penjualan menembus 1,230 unit… Tapi ternyata bukan hanya itu saja lho prestasi pabrikan motor Amrik ini, dari segi penjualan HD sudah melampaui Yamaha, Kawasaki dan Suzuki… Bahkan terpaut tidak terlalu jauh dari pimpinan klasemen Honda lho…

Harley Davidson Sportster 48

1. Japanese Domestic Market 2011

Berdasarkan informasi di majalah nirinsha sinbun yang Akang baca di kantor, total penjualan motor moge 251cc ke atas selama 2011 kemarin sebanyak 53,009 unit.. turun dibandingkan tahun 201o yang mencapai 58,108 unit. Dari 4 nama pabrikan domestik yang detail penjualannya ditampilkan di koran tersebut, hampir semua pabrikan mengalami penurunan kecuali Kawasaki yang justru mengalami kenaikan penjualan 30.5%… Lebih lengkapnya biarlah grafik yang berbicara 😉

Data Penjualan 250cc ke atas Japanese Domestic Market 2011 dan 2010

Bagi yang sulit membayangkan dengan angka2 di atas,,, Akang buatin nih grafiknya biar gampang dimengerti,,, keliatan kan perbandingannya :mrgreen:

Grafik Data Penjualan JDM 2011-2010

Akang gak mau banyak bicara nih,, dah pada ngerti lah,,,, Jagoan Akang pabrikan Yamaha kalah telak nih,, hikksss…

2. Posisi Pabrikan Non-Jepang di JDM 2011

Semua detail penjualan yang dicantumkan di nirinsha sinbun hanyalah empat pabrikan Jepang yaitu Honda, Yamaha, Suzuki dan kawasaki sementara pabrikan luar Jepang tidak disebutkan secara rinci, korannya pun Akang gak sempet baca, maklum kerja di Jepang gak kaya di Endonesia tercinta dimana kalau ada waktu senggang bisa baca koran,,, di sini mah orang gak ada kerja juga pada pura-pura sibuk,, malu banget kalau diliatin orang gak ada kerjaan :mrgreen: Oleh karena itu karena penasaran Akang cari referensi penjualan2 motor non-Jepang selama 2011, dan akhirnya Akang dapatkan dari situs Japan Automobile Importer Asociation (JAIA)… Berikut datanya…

Penjualan pabrikan non-Jepang JDM 2011

dan ternyata,, Jreeeeeeeeeeeng…. Terlihat Harley Davidson mantap di posisi pertama penjualan pabrikan non-Jepang masbro! Share sebanyak 59.6% dengan total 11,002 unit terjual selama 2011. bila angka itu Akang bandingkan dengan penjualan kuda besi empat samurai Jepang terlihat bahwa HD nongkrong di urutan ke-2 hanya kalah dari Honda saja yang berhasil melego 11.890 unit sepeda motornya… hanya selisih 888 unit saja (wah angka cantik,, triple eight :mrgreen:)

Terlihat ada sedikit perbedaan data dimana di nirinsha sinbun disebutkan data pabrikan di luar Honda Kawasaki Yamaha dan Suzuki berjumlah 19,173 unit tapi yang Akang dapat dari JAIA hanya 18,466 unit,,, gak tahu ah,, males neliti lebih lanjut..

Akang coba kombinasikan data nirinsha sinbun dan JAIA dan diperoleh pembagian market JDM 2011 sbb,,,

Harley Davidson Posisi ke-2 setelah Honda,,, wowww!!!

Dengan Motor Cruisernya HD berhasil menduduki posisi runner-up JDM masbro,,, terus terang Akang terkejut banget… ternyata di negara asalnya sendiri tiga dari empat samurai roda-dua bertekuk lutut dihadapan Harley Davidson… Apakah ini ada kaitannya dengan tingkat usia rider di Jepang yang didominasi rider berusia lebih dari 40tahun yang sampai 65%, apa ada hubungannya dengan selera orang Jepang yang menyukai motor beraroma klasik/retro,,, atau bahkan ada hubungannya dengan budaya di Jepang akhir2 ini dimana hal-hal yang berbau Amerika sangat digemari,,, entahlah  【Akang】

Terima kasih pada para blogger (kesan setelah 4 bulan jadi komentator)

Tidak terasa kiprah akang selaku komentator sudah 4 bulan berlalu, selama itu pula berpuluh2 warung Akang datangi tuh. Dari warung yang orientasinya ngasih info produk2 baru, pemasaran, review sebagai konsumen, sampai blog yang isinya cuma nyalurin unek2 ke dalam bentuk tulisan doang. Selama 4 bulan terakhir inilah kehidupan Akang jadi lebih berwarna, maklum sekarang Akang lg bekerja di negeri Sakura nih, jauh dari teman2. Dengan membaca blog dari masbro semua Akang jadi serasa ada di negeri sendiri, serasa ada yang menemani.. hehehe

Honda Supra-X 2003, Gambar ngembat dari Oom google

Honda Supra-X 2003 motor Akang semasa 4l4y. Gambar ngembat dari Oom google

Bulan pertama jadi komentator akhirnya kepikiran “tahun depan pulang ke tanah air mau beli motor apa ya?” Makin banyaknya brand dan aneka model roda dua yang menyerbu tanah air membuat Akang bingung menentukan pilihan. Akang sendiri dulu waktu masih 4l4y pake Honda Supra-X 2003 selama 2 tahun tuh, sebelum akhirnya dilego buat biaya kuliah. Sekarang usia dah lewat seperempat abad pengennya naik kelas dibanding masa 4l4y dong, naik ke kelas motor batangan (padahal arti sebenernya motor batangan juga belum tahu,, hehe).

Selama 4 bulan ini pula Akang banyak belajar tentang seluk-beluk spesifikasi setiap motor, mulai dari spesifikasi engine sampai exterior, mulai dari konsumsi bahan bakar sampai warna cat setiap model..Bukan hanya itu saja, Akang juga belajar tentang selera pasar, market share, pricing strategy sampai strategi marketting tuh. Pokoknya dari A sampai Z pengetahuan roda dua bertambah setiap waktunya. Makin pinter aja nih, hehehe.

Ilustrasi dari Oom google

FBH vs FBY, Ilustrasi dari Oom google

Selaku komentator, Akang juga menyaksikan pertarungan tiada henti antar FB nih,, terutama FBY dan FBH. Hal ini juga jadi bahan pembelajaran yg bagus nih, menunjukkan masih banyak nilai2 negatif dari bangsa kita. Nggak di sepakbola, partai, politik sampai dunia permotoranpun tetep aja gondok2an.. aneh 😕

“Keep safety bro!”… ini nih yg paling berkesan buat Akang, jarkon yang mungkin lebih berguna dibanding doa sebelum riding sekalipun. Ada sedikit kesan yang berbeda setiap baca artikel2 di blog apabila di akhir penutupnya ada kalimat tersebut, walaupun isi artikelnya sendiri tidak ada hubungannya dengan safety.

Sekali lagi, Thanks para blogger roda dua,,, bawa Indonesia ke arah perubahan dengan tulisan2mu!

Postingan Pertama: Motivasi Ikutan Blog

★ Kondisi Malam ini yang memacu keinginan membuat Blog..

Hamakita, Jepang 22 Mei 2011, Aku di apartemen sendirian dan kesepian. Sahabat yang setia menemaniku hanyalah sebuah laptop (+ internet) yang menghubungkanku dengan istriku yang jauh di sana. Maklum lagi merantau di negeri orang, nyari duit dan pengalaman untuk ngebangun keluarga di masa depan! Biasanya untuk mengusir kepenatan dan rasa kesepian aku selalu menonton film2 di internet (tentunya donlotan film ilegal via torent ataupun streaming :D) karena Internet disini cukup kenceng, bayangin aja fasilitas internet di apartmenku 50 Mbps. Entah kenapa malam ini ada sedikit yang berbeda, rasa kesepian terlalu mencekam (halah di lebay2an!) walaupun dah chat dengan teman2 dan berusaha nonton, serasa ada yang kurang.. tiba-tiba saja muncul keinginan yang selama ini tidak pernah sama sekali terbersit … “Ngebuat blog ah!!!”

★ Dari mana motivasi buat blog muncul?

Selama sebulan terakhir ini Aku selalu mengikuti dunia outomotif terutama roda dua di Indonesia. Hal ini dikarenakan setelah 10 bulan kedepan masa kerja/training aku di sini akan berakhir dan akan ditempatkan di Indonesia. Tentunya Aku harus merencanakan segalanya saat aku pulang ke tanah airku, salah satunya “memilih kendaraan yang ideal!” Motor seperti apa yang ideal buat aku dan istriku ya?

Sudah disebutkan tadi, akhir-akhir ini aku sering mengikuti perkembangan dunia roda dua di Indonesia dan juga sering mampir ke blog2 pecinta motor seperti http://kangmase.wordpress.com , https://2brk.wordpress.com, ataupun http://tmcblog.com. Membaca informasi dan opini-opini yang mereka tulis, rasanya terhibur dan menyenangkan. Akhirnya timbul pemikiran, “alangkah lebih menyenangkan lagi kalau Aku bisa menyalurkan ide2 dan opini sehingga bisa saling memberi/bertukar informasi”. Ya udah, jadi deh blog ini.. hehe

Apa yang ingin aku tulis di blog juga masih bingung nih, kayaknya gak ada spesialisasi khusus deh. Intinya isi yang ingin aku tulis pasti macam2, mulai dari dunia outomotive, politik (meskipun tidak suka bahkan bisa dibilang anti), sepakbola, pekerjaan, science, software dl.. pokoknya campur2 deh

Sekian posting pertama dari Aku,,, Salam perkenalan aja walaupun mungkin gak ada yang baca.. hehe